25 Februari 2009

Pagi, tak lagi pagi

Harapan itu sedang duduk manis di taman yang terabaikan
Menunggu Hujan
Saat pagi tak lagi pagi
Menunggu mentari yang tak mau meninggi

Hanya tetes airmata basahi bunga yang sedang mekar
Beri kesedihan
Taburkan duka yang membekas hingga tepi senja
Yang akan terhapus dengan tawa kerinduan

Asa yang tersisa
Coba mencari makanan dari akar yang tertancap kuat katanah

Hujan yang dinanti akhirnya menyentuh bumi
Gemericiknya bangunkan daun yang tertidur
Basahi dahan yang tak sanggup lagi menahan kuatnya harapan

17 Januari 2009

Lembaran Pagi

Pesonamu luluhkan waktu
Keelokan nuansa kesejukan
Harmoni menembus haru
Indah tak terlukiskan

Awan biru senandungkan sebait lagu
Iringi langkah mentari yang meninggi
Bebaskan relung jiwa yang terbelenggu
Maknai lembaran-lembaran pagi

06 Desember 2008

Indahnya Pagi

Kuinjakan kaki di rerumputan yang masih berembun
Kugenggam dedaunan
Kurasakan kesejukan mengalir dari tangan dan kakiku
Ku lihat kilau mentari yang memantul silaukan mata


Kurentangkan tanganku
Kubiarkan seluruh tubuhku terjamah hangatnya mentari
Ada kehangatan yang membangkitkan semangatku
Bersinergi dengan kesejukan embun yang membasahi hati

Kicauan burung menjadi melodi
Terbang, lalu hinggap dan terbang lagi
Semakin jelas kudengar saat hinggap didepanku
Semkin besar semangat kudapat diawal hariku

Hanya merdu yang kudengar
Hanya indah yang kulihat
Hanya damai yang kurasa
Sejuk dan hangat menjadi warna
Indahnya Pagi

Pagi Ku Hilang,

Pagi ku hilang,
Apakah kau yang mengambilnya?
Sungguh tega yang mengambil pagiku
Hanya sisakan sisa embun disehelai daun yang jatuh

Pagiku hilang,
Padahal ia begitu berarti
Hariku sempurna saat kunikmati pagiku
Namun kini tak lagi kudapati

Pagiku hilang,
Apakah kau tahu dimana?
Jangan kau coba sembunyikan pagiku
Karena ku pasti akan menemukannya

Aku Tak Bisa Menjadi Bukan Aku

Aku tak pernah bisa menjadi bukan aku
Walau mentari berputar hingga kumati
Kau hirup udara pagiku
Aku tetap tak bisa terus mencintaimu

Hatimu telah kugenggam
kucoba letakkan diatas kecewa
Tak kuharapkan ia terbang menjauh
Agar dapat kulihat saat terbakar teriknya mentari dimusim panas

Kupejamkan mataku
Kucoba tuk melupakanmu
Tapi aku tak pernah bisa menjadi bukan aku
aku tetap tak bisa terus tak mencintaimu